PDAM = Perusahaan Daerah Air Mampet

Sudah hampir 2,5 tahun aku tinggal di Sampang, Madura setelah sebelumnya aku tinggal di daerah asalku, Sumenep. Yang paling menyusahkan aku selama tinggal di Sampang ini yaitu soal air PDAM yang selalu tidak bisa lancar sebagaimana mestinya. Bayangkan, di tempat tinggalku ini, untuk mendapatkan pasokan air PDAM harus bergiliran 2 hari sekali, jadi misalnya hari ini air PDAM hidup, maka besok mati. Begitu seterusnya.

Dan itupun untuk mendapatkan air bila pas jadwal giliran air, aku dan juga warga lain di sini harus begadang sampai lewat tengah malam bahkan sampai subuh. Mengapa? karena saking kecilnya pasokan air dari PDAM Sampang ini sehingga bagi warga yang kebetulan lokasi rumahnya lebih dekat dengan jalur pipa utama PDAM maka dia akan lebih mudah mendapatkan air, dan sebaliknya bagi warga yang lokasi rumahnya lebih jauh dari jalur pipa utama PDAM maka akan lebih sulit. Ya… seperti aku ini. Kadang baru air PDAM baru nyala jam 11 malam, dan yang lebih sering aku baru dapat air PDAM setelah lewat tengah malam (jam 12 malam ke atas).

Seperti sekarang ini, aku tulis postingan ini sambil lalu menunggu air PDAM yang sampe jam segini (jam 3 dini hari!) belum nyala juga. Ini bukan cuma terjadi pada aku aja, tapi banyak warga lain yang sama. Gila ngga! Makanya aku sebel… sama yang namanya PDAM Sampang ini! Kapan sih mereka mau membenahi diri….mau meningkatkan pelayanan…. jangan cuma aktif menagih bulanan aja! Kita pelanggan ini kan sebenarnya sudah bayar abonemen tetap (baca: biaya langganan sebulan)…. tapi kok justru kita pelanggan ini hanya cuma dapat pasokan air sebanyak 15 hari sebulan? itupun untuk mendapatkannya susahnya minta ampun ! harus begadang sampe subuh !

Makanya….. aku beri title kalo PDAM Sampang bukan Perusahaan Daerah Air Minum, TAPI Perusahaan Daerah Air Mampet !

Bagaimana menurut pendapat Anda ? ….

No Comments Yet

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.